Tuesday, December 21, 2010

06.12.2008

Seorang perempuan duduk termenung seorang diri. Pikirannya melayang jauh menyusuri memori perjalanan hidupnya, mengingat kembali tentang sebuah kisah..

Sebuah pertemuan..

Saat itu, ia sendiri.. Perasaan senang, gugup, gelisah, semua menjadi satu.. bergejolak di dalam hatinya. Ia menanti seorang lelaki. Lelaki yang tak pernah dilihatnya sejak setahun lalu. Lelaki ini pernah menjadi bagian dalam hidupnya. Dulu.. Ketika lelaki itu menjadi kekasihnya. Namun karena suatu hal, satu kesalahan yang telah terhadi.. mereka berpisah. Itu adalah masa lalu..

Kini.. mereka akan bertemu kembali..

Lelaki itu pun datang, duduk di hadapan si perempuan. Mereka berjabat tangan dan saling menanyakan kabar. Perempuan itu berdebar-debar.. sungguh tak menyangka bisa bertemu kembali dengan mantan kekasihnya. Awalnya suasana memang agak kaku, ya.. mungkin disebabkan kedua lama tidak bertemu.. Tetapi perempuan itu berusaha untuk bersikap tenang..

Dan pembicaraan pun sampai pada puncaknya..
Si perempuan mengutarakan niatnya untuk merajut kembali tali kasih yang pernah terputus. Lelaki itu masih belum yakin dengan si perempuan.. Sepertinya ia masih ragu.. Ia takut hal yang menyebabkan mereka berpisah dulu akan terulang lagi. Selain itu kini keadaan sudah berbeda. Tidak seperti dulu.. Jarak telah memisahkan mereka. Apakah bisa mereka kembali lagi? Dengan keadaan yang lebih sulit..

Si perempuan yakin.. Ia akan menerima konsekuensinya. Ia terus berusaha meyakinkan lelaki itu. Demi rasa sayangnya.. rasa cintanya. Jarak bukanlah suatu penghalang. Justru jarak menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi. Sebuah komitmen, komunikasi dan kepercayaan adalah hal yang terpenting.. Semua alasan-alasan telah ia katakan pada si lelaki.

Lelaki itu..
Ia berpikir sejenak dan menghela nafasnya..
"Baiklah..", ia berucap.
"Aku mau.."
"Namun.. dengan satu syarat.. kejadian di masa lalu jangan sampai terulang kembali.."

Perempuan itu pun menganggukkan kepalanya..
Ia tersenyum...
bahagia...
Lelaki itu kembali padanya..

No comments:

Post a Comment