Sunday, January 30, 2011

Cara Urus Surat Nikah

Jika anda menikah di kediaman Calon Pengantin Wanita (CPW), langkah-langkah persiapannya antara lain:

Langkah Pertama
o    CPW ke RT dan RW setempat untuk minta pengantar surat dari RT dan RW. Bawa fotokopi KTP CPW (2 lembar).

Langkah Kedua
o    CPW ke KELURAHAN dengan membawa fotokopi KTP CPW (2 lembar), surat pengantar RT dan RW (langkah pertama), fotokopi KK CPW (2 lembar), fotokopi KTP Calon Pengantin Pria (CPP), fotokopi KK CPP.
o    Hasilnya : Surat N1 dan N4 untuk dibawa ke KUA

Langkah Ketiga
o    CPP ke RT dan RW setempat untuk membuat surat pengantar. Bawa fotokopi KTP CPP (2 lembar), fotokopi KTP CPW (PENTING, agar ditulis keterangan menumpang menikah di KUA dekat tempat tinggal CPW).

Langkah Keempat
o    CPP ke KELURAHAN untuk bikin SURAT PENGANTAR KUA NUMPANG NIKAH. Bawa fotokopi KTP CPP (2 lembar), fotokopi KK CPP (2 lembar), fotokopi CPW (1 lembar), fotokopi KK CPW (1 lembar).
o    Hasilnya :Surat N1 dan N4 untuk dibawa ke KUA

Langkah Kelima
o    Ke KUA CPP untuk membuat SURAT NUMPANG NIKAH. Bawa Surat Pengantar dari Kelurahan CPP, KK CPP, KTP CPP, KK CPW dan KTP CPW. Biaya sekitar 100k IDR.

Langkah Keenam
o   Ke KUA CPW dengan membawa Surat Pengantar dari Kelurahan CPW, Surat Numpang Nikah CPP, KK CPW dan pas foto 2×3 (3 lembar masing-masing). Biaya sekitar 100k IDR bukan termasuk biaya penghulu.
o    Hasil : Surat keterangan akan menikah di KUA …….

Setelah itu tinggal janjian sama penghulu. Dan mau dijemput kapan penghulunya? Biaya penghulu 500k IDR – 1jt IDR. Tips: bayar separuh dulu ke penghulu sebelum acara dan bayar sisanya setelah acara.

Sumber:
Bagaimana Mengurus Surat Nikah?  (lovejournal.widjanarti.com)

Tema Dekorasi

Rencana tema pernikahan kami simpel dan minimalis dengan nuansa warna putih, biru, dan emas. Mengapa kami memilih warna-warna tersebut? Alasannya karena putih adalah warna favorit Mas, biru warna favoritku, dan emas aku pilih karena terinspirasi dari salah satu artikel majalah yang membahas tentang pernikahan. Kebetulan dalam artikel itu ada gambar dekorasi bertemakan tiga warna tersbut. It looks so beautiful.. :)

Selain itu alasan memilih tiga warna tersebut adalah tiap warna memiliki karakter/sifat yang aku harap melambangkan ikatan pernikahan kami..
Putih: kesucian dan kemurnian
Biru: damai, menyejukkan, rasa percaya, tenang
Emas: kemakmuran, keanggunan

Nah.... ini beberapa gambar dekorasi pernikahan bertema biru-putih yang aku cari di Google. Btw, agak susah nih nemuin yang nuansa putih-biru-emas..



Sumber:
Karakter Warna Pilihan Anda (id.shvoong.com)
Psikologi Warna (miraclespacedesign.blogspot.com)
Ide pernikahan Warna Biru (blog.my-weddingbelle.com)
Aida Decoration Exhibition (jasa-dekorasi.blogspot.com)

Tuesday, January 25, 2011

Time Schedule

Ada rencana menikah dalam waktu dekat? Tahun ini? Tahun depan? Atau masih dalam angan-angan? Nggak masalah.. yang penting kalau sudah niat, segera dilaksanakan.. :)

Bagi para calon pengantin, mempersiapkan pernikahan bisa jadi salah satu 'gawe' yang lumayan ribet. Harus ngurus ini.. ngurus itu.. survei kesana-kesini.. Nah... dibawah ini ada beberapa hal yang musti kita siapin sebelum hari H, bisa jadi contekan biar nggak ada yang terlupakan. Time schedule ini Cha dapet dari buku My Wedding Belle Planner by Wedding Belle, sangat bermanfaat and so helpful.. =)

10 bulan-H
* Temu keluarga
* Memilih tempat akad & resepsi
* Perkiraan daftar/jumlah undangan
* Nentuin tema/konsep pernikahan
* Mengumpulkan surat-surat nikah
* Cari info tentang vendor sebanyak-banyaknya
* Cari WO (bila perlu)

9-7 bulan-H
* Pesan gedung
* Pesan perias pengantin
* Pesan dekorasi
* Pesan katering
* Pesan baju pengantin
* Pesan baju ortu
* Pesan seragam panitia keluarga
* Pesan foto & video
* Pesan undangan
* Pesan souvenir
* Pesan cincin nikah
* Pesan MC
* Pesan music entertainment

6-4 bulan-H
* Bentuk panitia keluarga & jobdesc
* Buat list undangan (lengkapi nama, alamat, telp, email)
* Konsep suasana & susunan acara ke MC
* Detail liputan/dokumentasi
* Minta dummy (contoh jadi) undangan
* Konsultasi rias wajah
* Hubungi catatan sipil & masukkan dokumen utk akta nikah
* Melaksanakan prewedding
* Minta sketsa dekorasi
* Acara lamaran

3-2 bulan-H
* Fitting baju pengantin & ortu
* Test food utk katering
* Tes kesehatan pranikah
* Atur akomodasi keluarga dari luar kota
* Atur jumlah & alur transport yg dibutuhkan
*Ambil undangan yg sudah selesai
* Ambil pesanan cincin
* Beli perlengkapan seserahan
* Buat daftar lagu utk resepsi
* Memastikan gambar & layout dekorasi

1 bulan-H
* Kirim undangan (dahulukan luar kota)
* Rapat keluarga, koordinasi teknis pelaksanaan
* Fitting terakhir baju & aksesoris
* Ambil baju pengantin & ortu
* Ambil & recheck souvenir
* Pesan kekurangan mobil utk transport
* Test make up
* Konfirmasi ke semua vendor, recheck (sesuai order?)

2 minggu-H
* Konfirmasi apakah kerabat/relasi yg berada di luar kota sudah terima undangan
* Mempersiapkan orang yang bisa mendampingi mempelai dari awal-akhir acara (untuk bertanggungjawab membantu membayar semua pengeluaran tak terduga)
* Technical meeting dengan berbagai pihak (gedung, WO, katering, dokumentasi, dll)
* Mencoba baju pengantin utk memastikan kenyamanan

7 hari-H
* Lakukan gladi resik
* Melakukan pengajian/doa bersama
* Siraman & malam midodareni
* Siapkan emergency kit (peniti, jarum, tisue, dll)

Hmmm..gimana? sudah siap menjadi bride-to-be & groom-to-be?
Selamat mempersiapkan pernikahan.. ^^

Friday, January 14, 2011

The Proposal

Sebuah kenangan tak terlupakan,
23 bulan yang lalu..

Pagi itu, 14 Februari 2009, hari terakhir kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di kelurahan Kedung Cowek. Aku dan teman-teman kelompok KKN mengadakan acara perpisahan sederhana di Balai Kelurahan. Acara tumpengan bersama beberapa wakil masyarakat sekitar dan petugas kelurahan. Tiba-tiba...
Hapeku bergetar dan kulihat, ada sebuah pesan singkat dari Mas. Isinya cukup membuatku tertegun beberapa saat, seakan tak percaya dengan apa yang kubaca. Namun perhatianku kemudian teralihkan dengan acara KKN yang sedang berlangsung sehingga aku tak terlalu memikirkan isi pesan itu.

Seusai acara di kelurahan, aku pun pulang. Selama perjalanan menuju rumah, aku menyetir mobil dengan isi pesan yang membayangiku.. Sempat terpikir mungkin itu hanya rangkaian kata-kata yang Mas buat karena hari itu adalah hari Valentine. Tetapi ternyata tidak.. Begitu sampai di rumah, aku mengirim pesan balasan dan kemudian kami berbicara melalui telepon. Setelah mendengar penjelasan yang dia katakan, akhirnya aku pun mengerti arti dari kalimat-kalimat pesan itu..
Yes.. He proposed me and I just couldn't believe it..
But honestly, I'm so happy at that time..

Well.. Inilah isi pesan singkat yang Mas kirim untukku..

Saat kata tak sanggup terungkap, biar hati yang bicara
saat raga tak dapat bertemu, biarkan jiwa yang menyatu
ketika cinta telah berhembus dalam hati,
jaga meski dengan nyawa sekalipun..
karena cinta adalah amanah dari Yang Kuasa.. 
Dia telah menciptakan satu hati pada setiap makhluknya,
yang telah terisi oleh cinta dan kasih sayang,
yang terus tumbuh di dalamnya seiring waktu berjalan.. 
Hati ini telah memilih satu cinta,
yang kelak aku harapkan sebagai pendampingku..
Sayang..
Maukah engkau menjadi pendamping jiwaku selamanya?

(2/14/2009 - 08:37 AM)

Aku sama sekali tak menyangka akan secepat ini, padahal kami baru 2 bulan 'balikan'.
Aku anggap ini adalah bukti keseriusannya dalam menjalani hubungan denganku.
Mas juga 'berani' mengutarakan ke Mama & Papa tentang keinginannya untuk menikahiku.
Dia pun bersedia menunggu hingga aku lulus kuliah.

Dan sejak itu..
Hati kami telah terikat satu sama lain..

~ engaged ~

~ April 2009 ~

Wednesday, January 12, 2011

Abang's 27th Birthday


Today is your day
The day came to see the earth
The day that God had sent you to meet me
Someday
Is the day I will celebrate
And you to cherish
Happy Birthday
For you the person I love,
The only one I need..

Thursday, January 6, 2011

Saturday, January 1, 2011

Satu Langkah Awal Menuju Impian

Happy New Year!
Selamat datang 2011, awali hari dengan senyuman dan rasa syukur kepada sang Pencipta. Semoga tahun ini membawa rahmat, berkah, keselamatan, dan kebahagiaan. Amin ya rabbal'alamiin..

01.01.2011
Alhamdulillah, sebuah langkah awal menuju impian terlaksana di awal tahun ini. Pertemuan kedua orang tua akhirnya berlangsung lancar, aman, dan terkendali (lho?? hehe..). Mungkin banyak yang mengira hari ini adalah acara lamaran, bukan... bukan lamaran.. kalau yang namanya lamaran itu pertemuan dua keluarga besar, nah.. acara tadi yang datang hanya Mas David dan orang tuanya.

Persiapan sebelum acara.. sempat bingung juga, mau 'nyuguhin' apa yaa.. Mas bilang nggak usah repot-repot. Tapi ya masa' tamu nggak disuguhin apa-apa, tamu 'penting' lagi, hehehe. Pagi.. Aku diajak Papa jalan-jalan cari jajan pasar di deket rumah, jalan berdua pake payung pas hujan, eeh... unfortunately.. jajan pasarnya nggak jualan!. Akhirnya aku 'n Papa pergi ke Bilka & Ayam Ny. Suharti, beli jajan pasar dan suguhan makan siang. Sampai rumah, sibuk nyiapin ini itu ditemenin tante Nora & Mama.. udah hampir jam 10 dan aku belum mandi... udah gitu Mas sms, kalo udah mau berangkat... huwaaaa.... aku langsung bales sms Mas, minta mereka untuk berangkat beberapa menit lagi. Langsung deh aku buru-buru mandi 'n dandan (kata Mas, "dandan yang cantik yaaa..", hihihihi..). Begitu udah siap, kok malah jadi deg-degan ya??

Sekitar jam 10.45, Mas dan orang tuanya datang. Mereka ternyata bawa kue 'n rambak Bali (makasih ya Mas, Om, 'n Tante... ^.^). Mas sempat bisikin aku, ternyata dia mual, efek deg-degan juga mungkin ya. Kami berkumpul di ruang tamu, awalnya topik pembicaraan masih dalam tema perkenalan karena hari ini kedua orang tua kami bertemu untuk pertama kalinya.. Selanjutnya.. mulai berganti dengan pembicaraan yang lebih serius yaitu mengenai rencana pernikahanku dengan Mas. Ya, acara ini bukan hanya sekedar perkenalan dan silaturahmi saja, kalau istilah dalam bahasa Jawa 'nembung' yang maksudnya adalah penyampaian permintaan dari keluarga calon mempelai laki-laki untuk meminang calon istri. Kalau menurutku sih, mungkin bisa dibilang pra-lamaran? (ngasal nih, hehe..). Singkatnyaaa... Langsung ke hasil pembicaraan aja ya. Hasil pembicaraan kali ini berkaitan dengan masalah waktu pelaksanaan lamaran, akad nikah, dan resepsi. Untuk lamaran rencana akan dilaksanakan sekitar 3-4 bulan sebelum akad, sedangkan akad dan resepsi dilaksanakan di hari Minggu. Kepastian bagaimana pelaksanaan pernikahanku nanti akan dibahas lebih lanjut ketika aku, Papa, 'n Mama berkunjung ke rumah Mas David (kunjungan balik), karena masih ada beberapa hal yang harus dirundingkan dengan keluarga besar.

Alhamdulillah... bahagia dan 'plong' rasanya,
setidaknya acara hari ini adalah sebuah langkah awal menuju impianku dan Mas..
Terima kasih ya Allah...
Semoga Engkau memberi jalan yang terbaik, kemudahan, dan kelancaran bagi kami dalam mempersiapkan pernikahan ini..
Amin allahumma amin..