Thursday, April 7, 2011

Jakarta, We're in Love

Setelah pulang umrah keluarga akhir Maret lalu, alhamdulillah.. masih ada kesempatan untuk ketemu dan jalan-jalan sama Abang di Jakarta. Selama 3 hari 2 malam aku dan keluarga menginap di salah satu hotel dekat kos Abang. Sengaja pilih di daerah situ biar Abang nggak perlu jauh-jauh untuk ketemu aku.. :)

26.03.2011 ~ at Pejaten Village Mall
spending the lovely Saturday with him...
27.03.2011 ~ at Maharadja Hotel
otw Soekarno-Hatta Airport..
Thanks udah nemenin Cha selama di Jakarta, Sayang..
I'll be missing you so much,
see you in this month..

Friday, February 18, 2011

Kunjungan Balasan

Sabtu, 12 Februari lalu adalah hari yang paling ku tunggu di bulan ini. Yupz, setelah sekitar 1,5 bulan nggak ketemu sejak awal Januari, akhirnya si Abang pulaaaaang!! Nah... kebetulan, mumpung Abang pulang.. Aku dan keluarga (formasi lengkap: Papa, Mama, dek Kiza 'n dek Diva) gantian silaturahmi/kunjungan balasan (mbalesin) ke rumahnya. 

Pagi jam 9an aku udah siap 'laksanakan tugas', langsung berangkat menuju Prima Buah untuk ambil pesanan parsel buah plus beli kue di Dapur Cokelat untuk dibawa ke rumah Abang. Pas sms-an sama Abang sempet 'boongin' dia sih, aku bilang lagi keluar rumah bentar, hihihi. Begitu sampai rumah, tinggal Papa aja yang belum mandi. Ehh.. lha kok tiba-tiba ada masalah sama air PDAM di rumah, padahal udah jam setengah 11an tuh. Alhamdulillah masalah air bisa cepat teratasi, so sekitar jam 11.15 kami berangkat. Di perjalanan masalah muncul lagi... Macet!!!!! Oh tidaaaakk.. udah mundur satu jam dari rencana jadwal kunjungan nih. Gara-gara macet kami sampai di rumah Abang jam 12an.

Selama kira-kira 2 jam kami berada disana, yang dibahas pun juga banyak. Mulai dari obrolan santai sampai ke hal-hal yang serius. Para ortu juga saling cerita tentang aku 'n Abang. Waaah... dirasani nih ceritanya, hehehe. Ortu Abang juga nostalgia waktu pertama kali mereka ketemu aku di wisuda Abang, 29 Juli 2007. Jadi terharu waktu dulu pertama kali ke rumah Abang, trus lihat foto wisuda Abang (yang kebetulan waktu itu aku disuruh ikut foto) dipajang dirumahnya. Selain itu fotoku bareng Abang waktu aku wisuda juga ikut dipajang. Matur nuwun Tante & Om.. :)

Hasil silaturahmi kali ini, lamaran insyaAllah diadakan akhir Juni atau awal Juli tapi yang pasti di hari Minggu dan mungkin yang hadir cuma keluarga aja biar acara jadi lebih simpel. Fix-nya kapan, mau dibicarain sama keluarga besarku dulu karena pertengahan Juni nikahnya sepupuku. Ya.. sapa tau mungkin keluarga masih capek atau sibuk. Masalah akad nikah kapan juga masih belum pasti, apakah langsung digabung sama resepsi atau dipisah di hari sebelumnya. Nah, kalau dipisah.. berarti kan rangkaian acara jadi 3 hari karena ada acara siraman & midodareni. Aku 'n Abang sih lebih sreg akad dan resepsi digabung jadi satu hari, sekalian capek. Papa masih mau konsultasi ke bude Ani dulu setelah itu baru ke WO. So far.. apa yang kami rencanakan, keluarga Abang setuju dan nggak ada masalah.

Alhamdulillah,
terima kasih ya Allah, silaturahmi kali ini berlangsung lancar.. :)

Thursday, February 17, 2011

Checklist Dokumentasi

Daftar momen-momen pernikahan yang tak boleh lupa untuk diabadikan..

Persiapan
  • Pengantin wanita saat menjalani rias wajah dan rambut.
  • Gaun pengantin atau jas yang digantung di hanger, dihamparkan di ranjang, atau menjuntai di sandaran kursi.
  • Still life shots dari sepatu, perhiasan, dasi, dan pernik lainnya.
  • Detail foto dari buket bunga pengantin wanita dan pengirinya.
  • Foto candid saat pengiring pengantin mengenakan pakaiannya.
  • Ibu membantu mengancingkan gaun atau kebaya pengantin.
  • Ibu membantu merapikan pakaian pengantin, seperti veil gaun pengantin atau lipatan kain kebaya.
  • Foto seluruh badan dari pengantin yang sudah mengenakan gaun atau kebayanya sambil berkaca di cermin.
  • Ayah menatap pengantin putri dalam gaun atau kebayanya.
  • Pengantin putri bersama orangtua dan saudara-saudaranya.
  • Pengantin putri bersama para pengiringnya.
  • Pengantin pria bersiap bersama ayah dan pengiringnya.
  • Foto close-up dari cincin kawin.
  • Pengantin pria bersama orangtua dan saudara-saudaranya.
  • Pengantin pria bersama para pengiringnya.
  • Pengantin pria merapikan dasi atau kancing jas atau beskapnya.
  • Kedua pengantin secara terpisah berangkat menuju lokasi pemberkatan atau akad.
Upacara Perkawinan
  • Bagian interior atau eksterior dari lokasi upacara sebelum tamu tiba.
  • Kedua pengantin menunggu untuk memasuki lokasi pemberkatan/akad nikah.
  • Ekspresi kedua pengantin secara close-up saat memasuki lokasi pemberkatan/akad nikah.
  • Kedua orangtua pengantin berjalan memasuki tempat upacara.
  • Orangtua dan keluarga pengantin menempati tempat duduk masing-masing.
  • Kedua pengantin duduk di tempat yang sudah disediakan.
  • Ekspresi kedua orangtua pengantin saat upacara berlangsung.
  • Wide shot dari altar atau mesjid, dari sudut pandang tamu.
  • Wide shot tamu, dari sudut pandang pasangan pengantin.
  • Momen khusus seperti saat pengantin pria mengucapkan ijab kabul.
  • Close-up dari pengantin pria dan wanita saat mengucapkan janji perkawinan.
  • Close-up tangan pengantin pria dan wanita saat bertukar cincin.
  • Sungkem, cium, dan peluk
  • Kedua pengantin sungkem kepada kedua orangtua untuk meminta restu.
  • Kedua pengantin saling mencium pipi.
  • Ekspresi close-up dari kedua pengantin setelah sah menjadi suami-istri.
  • Kedua pengantin berpelukan dengan keluarga dan teman-teman.
  • Kedua pengantin berjalan keluar dari tempat upacara.
Sebelum Resepsi
  • Pengantin pria dan wanita berdiri bersama.
  • Pengantin wanita dengan orangtua.
  • Pengantin wanita dengan saudara-saudaranya.
  • Pengantin wanita dengan seluruh keluarga.
  • Pengantin pria dengan orangtua.
  • Pengantin pria dengan saudara-saudaranya.
  • Pengantin pria dengan seluruh keluarga.
  • Kedua pengantin dengan orangtua pengantin wanita.
  • Kedua pengantin dengan orangtua pengantin pria.
  • Kedua pengantin dengan kedua orangtua pengantin.
  • Kedua pengantin dengan seluruh anggota keluarga.
  • Kedua pengantin dengan para pengiring pengantin.
  • Kedua pengantin dengan seluruh panitia.
Resepsi
  • Bagian eksterior maupun interior dari tempat resepsi.
  • Still-life shots dari bunga, menu, dekorasi, table setting, kue pengantin, tumpeng, atau gelas Champagne (bila ada).
  • Tamu-tamu tiba, dan menandatangani buku tamu.
  • Kedua pengantin tiba.
  • Ekspresi para temu menyaksikan kehadiran kedua pengantin.
  • Kedua pengantin menyesap Champagne.
  • Kedua pengantin saling bertegur sapa dengan tamu.
  • Kedua pengantin saling berdansa (bila ada).
  • Kedua pengantin menerima salam dari para tamu.
  • Ekspresi close-up dari kedua pengantin saat menyambut tamu.
  • Shot dari MC atau pengisi acara tengah tampil.
  • Kedua pengantin memotong kue pengantin atau tumpeng.
  • Bouquet toss (lempar bunga).
  • Kedua pengantin keluar dari tempat resepsi.
  • Mobil pengantin, serta saat kedua pengantin memasuki mobil.
Sumber : MudahMenikah, realsimple

Saturday, February 12, 2011

February in Love

Welcome home my dear,
I'm so glad to see you again in this lovely February
Let's have some wonderful dating time!

Tuesday, February 8, 2011

serba angka 2

Hari ini, di bulan ke-2..
2 tahun 2 bulan dan 2 hari
telah aku lalui bersama calon suamiku... =)

What a coincidence
semua serba angka 2..

Wednesday, February 2, 2011

4 years already

Empat tahun telah berlalu,
selama itu pula aku telah mengenalmu
bukan waktu yang cukup singkat bagi kita..
untuk saling memahami,
saling mengerti satu sama lain
Tawa, canda, sedih serta lara
telah kita lalui bersama..
Masih ingatkah kau saat kita pertama kali bertemu?
Kenangan itu adalah sebuah momen terindah,
yang tak akan pernah ku lupakan
 Satu hal yang pasti,
I will always love you..


Sunday, January 30, 2011

Cara Urus Surat Nikah

Jika anda menikah di kediaman Calon Pengantin Wanita (CPW), langkah-langkah persiapannya antara lain:

Langkah Pertama
o    CPW ke RT dan RW setempat untuk minta pengantar surat dari RT dan RW. Bawa fotokopi KTP CPW (2 lembar).

Langkah Kedua
o    CPW ke KELURAHAN dengan membawa fotokopi KTP CPW (2 lembar), surat pengantar RT dan RW (langkah pertama), fotokopi KK CPW (2 lembar), fotokopi KTP Calon Pengantin Pria (CPP), fotokopi KK CPP.
o    Hasilnya : Surat N1 dan N4 untuk dibawa ke KUA

Langkah Ketiga
o    CPP ke RT dan RW setempat untuk membuat surat pengantar. Bawa fotokopi KTP CPP (2 lembar), fotokopi KTP CPW (PENTING, agar ditulis keterangan menumpang menikah di KUA dekat tempat tinggal CPW).

Langkah Keempat
o    CPP ke KELURAHAN untuk bikin SURAT PENGANTAR KUA NUMPANG NIKAH. Bawa fotokopi KTP CPP (2 lembar), fotokopi KK CPP (2 lembar), fotokopi CPW (1 lembar), fotokopi KK CPW (1 lembar).
o    Hasilnya :Surat N1 dan N4 untuk dibawa ke KUA

Langkah Kelima
o    Ke KUA CPP untuk membuat SURAT NUMPANG NIKAH. Bawa Surat Pengantar dari Kelurahan CPP, KK CPP, KTP CPP, KK CPW dan KTP CPW. Biaya sekitar 100k IDR.

Langkah Keenam
o   Ke KUA CPW dengan membawa Surat Pengantar dari Kelurahan CPW, Surat Numpang Nikah CPP, KK CPW dan pas foto 2×3 (3 lembar masing-masing). Biaya sekitar 100k IDR bukan termasuk biaya penghulu.
o    Hasil : Surat keterangan akan menikah di KUA …….

Setelah itu tinggal janjian sama penghulu. Dan mau dijemput kapan penghulunya? Biaya penghulu 500k IDR – 1jt IDR. Tips: bayar separuh dulu ke penghulu sebelum acara dan bayar sisanya setelah acara.

Sumber:
Bagaimana Mengurus Surat Nikah?  (lovejournal.widjanarti.com)